Resensi
Resensi Novel
Nama : Najwa Syalfiana
Kelas : XI IPA 3
Guru pembimbing : Harry Syahputra Gultom M.Pd
-------------------------------------------------------------
Identitas Buku :
Judul buku : 00.00
Penulis : Ameylia Falensia
Penyunting : Fauzia A.
Penyelaras akhir : Suci Puspitarini
Pendesaian sampul : Wirawinata
Penata letak : DewickeyR
Ilustrasi : Wirawinata, Nuraini
Penerbit : Loveable
Tahun terbit : 2021
Tebal : 284 halaman
Ukuran buku : 13x19 cm
Harga buku : Rp89.500,00
-------------------------------------------------------------
Sinopsis :
Menceritakan tentang segala permasalahan yang diterima oleh seorang gadis SMA bernama Lengkara Putri Langit. Hidup dengan keluarga yang hancur dan bayang-bayang sang ayah, merupakan awal masalah hidupnya. Orang tua yang bercerai, menjadikannya sebagai seseorang yang memerlukan dukungan lebih. Hidup dengan sang ayah yang menikah lagi, membuatnya harus berbagi dengan saudara tirinya, Nilam Naqia. Naas, Nilam tidak dapat menerima Lengkara sebagai saudara tirinya, sehingga ia mulai merebut kebahagian milik Lengkara. Entah berbagai macam cara yang dilakukan Nilam untuk mengadu domba Lengkara dengan sang ayah, selalu mengusik disekolah, mengusik persahabatan hingga mengusik kisah percintaannya. Hidup Lengkara berubah menjadi suatu hal yang sangat sulit dihadapi, seolah ia tidak diberi kesempatan untuk beristirahat sebentar. Kekerasan demi kekerasan sudah menjadi makanan untuknya, dengan ekspetasi disertai mimpi yang digantungkan kepadanya. Lengkara tidak sekuat itu untuk menerimanya, namun ia tidak bisa menolak sedikitpun. Lengkara tetap melakukan yang ia bisa, walau hal itu tidak akan pernah cukup untuk sang ayah. Ketakutan sedari kecil sudah ia rasakan, bagaimana ketika memasuki jam tidur namun ia dipaksa untuk terus belajar. Nilam, sang saudara tiri yang sering kali mengadu domba, mencari cara untuk mengusik kehidupan Lengkara. Dia bahkan rela menjatuhkan dirinya sendiri agar Lengkara mendapat hukuman dan membayar seseorang agar memberikan kesaksian palsu. Kesaksian yang dimana Lengkara lah orang yang mendorong Nilam dari lantai dua. Beratnya hidup Lengkara, membuatnya berulang kali ingin mati. Berbagai jenis pil dan obat-obatan sudah diterima oleh tubuhnya. Lengkara juga memiliki mental yang sangat terluka, sehingga ia tidak akan segan-segan untuk melukai dirinya (self harm). Sampai pada akhirnya, Lengkara menyerah dan terlibat kecelakaan serius yang merenggut kedua matanya. Masnaka Restu Langit, pacar Lengkara menjadi pendonor untuk mata sang kekasih. Namun, tidak ada yang menyangka jika Masnaka menjadi salah satu penyebab Lengkara menyerah. Tidak ada lagi yang dapat menolongnya, keluarga, sahabat bahkan sang pacar pun mulai meningalkannya.
-------------------------------------------------------------
Analisis :
Kelebihan :
- Alur yang sulit ditebak.
- Mengajarkan pentingnya kehadiran dan peran orang tua dalam kehidupan anak.
- Bahasa yang digunakan dapat dipahami oleh pembaca.
- Penulisan yang unik karena setiap sub bab memakai waktu.
Kekurangan :
- Topik yang diangkat mengandung kekerasan.
- Penggunaan perkataan kasar yang dilakukan oleh beberapa tokoh.
- Topik yang diangkat membahas tentang mental dan darah.
-------------------------------------------------------------
Evaluasi :
Kemampuan menulis dan menggunakan bahasa dapat dengan mudah dipahami. Penggunaan nama tokoh yang unik dan tidak memusingkan pembaca, disertai ide yang kreatif. Salah satu pesan yang dapat kita ambil adalah kita harus memperlakukan orang dengan baik selagi mereka ada, jangan membuat sebuah penyesalan yang berakhir sia-sia. Teruntuk orang tua, jangan memaksa keinginan hanya untuk mendapatkan yang terbaik, karena anak memiliki jalannya sendiri.
Komentar
Posting Komentar